Untuk apa poin-poin penting dari proses pemasangan dan pengelasan Perlengkapan β-PPH ?
1. Pembersihan Permukaan dan Kualitas Pemotongan
Sebelum pemasangan, minyak, debu, dan karat harus dihilangkan seluruhnya dari permukaan pipa dan alat kelengkapan untuk memastikan permukaan kontak bersih.
Ujung pipa harus dipotong lurus menggunakan alat pemotong khusus untuk memastikan permukaan ujung yang tegak lurus dan bebas duri untuk kekuatan interlocking yang optimal.
2. Pemilihan Metode Penyambungan yang Sesuai
Untuk bahan β-PPH, dua metode dapat digunakan: pengelasan lelehan panas (elektrofusi) atau ikatan perekat. Pengelasan lelehan panas adalah proses yang paling umum digunakan, sehingga menghasilkan sambungan yang bebas kebocoran dan andal.
3. Parameter Proses Pengelasan Utama
Suhu Pemanasan: Umumnya dikontrol antara 210℃ dan 230℃ untuk memastikan bahan melunak sepenuhnya tanpa degradasi termal.
Waktu Penahan Tekanan: Pertahankan tekanan selama 8–12 detik setelah pemanasan agar lelehan terisi penuh dan membentuk lasan yang seragam.
Pendinginan: Biarkan dingin secara alami setidaknya selama 30 detik setelah pengelasan untuk menghindari pendinginan cepat yang dapat menyebabkan tekanan internal.
4. Pemeriksaan Mutu dan Tindakan Pencegahan Kebocoran
Setelah pengelasan, lakukan uji kedap udara (seperti deteksi kebocoran helium atau uji hidrostatis) untuk memastikan tidak ada kebocoran sebelum pipa mulai digunakan.
Periksa lasan apakah ada gelembung, retakan, atau peleburan tidak sempurna; las ulang jika perlu.
Bagaimana cara memilih spesifikasi Fitting β-PPH berdasarkan jenis media, tekanan kerja, dan suhu?
1. Korosivitas Media
Untuk media korosif seperti asam kuat dan basa, perlengkapan dinding yang lebih tebal atau bahan modifikasi β-PPH yang tahan korosi harus digunakan untuk menahan serangan kimia.
Untuk media netral atau korosif lemah (seperti air murni dan uap), alat kelengkapan ketebalan dinding standar dapat digunakan.
2. Mencocokkan Tekanan dan Suhu Kerja
Kisaran suhu kerja jangka panjang pipa β-PPH adalah -20℃ hingga 100℃, dan suhu ketahanan maksimum jangka pendek adalah 110℃. Peningkatan suhu secara signifikan mengurangi resistensi terhadap tekanan; tekanan kerja maksimum (MOP) pada 60℃ kira-kira 50% dari tekanan nominal. Saat memilih fitting pipa, tekanan desain (biasanya 1,25 kali tekanan kerja tertinggi) harus dipertimbangkan, bersama dengan faktor koreksi suhu, untuk memastikan bahwa fitting tidak melebihi batas ketahanan tekanan material dalam kondisi pengoperasian sebenarnya.
3. Ketebalan Dinding dan Ukuran Nominal
Pilih diameter nominal (DN) dan ketebalan dinding (PN) yang sesuai berdasarkan viskositas, laju aliran, dan persyaratan penurunan tekanan sistem medium.
Untuk lingkungan bertekanan tinggi dan bersuhu rendah, direkomendasikan PN16 ke atas dengan dinding yang lebih tebal; di bawah suhu dan tekanan normal, PN10–PN12 sudah cukup.
4. Pengaruh Metode Pemasangan terhadap Seleksi
Pengelasan lelehan panas memiliki persyaratan yang relatif longgar pada ketebalan dinding pipa, tetapi kualitas pengelasan harus dipastikan; sambungan flensa memiliki persyaratan yang lebih tinggi pada ketebalan dinding pipa dan memerlukan penyesuaian dengan ketebalan flensa dan spesifikasi baut yang sesuai.