Apa itu Partikel bahan baku PVDF ?
1. Definisi: Partikel bahan baku PVDF (polivinilidena fluorida) mengacu pada polimer bubuk berwarna putih atau semi transparan yang diperoleh melalui proses polimerisasi. Rumus kimianya adalah –(C₂H₂F₂)ₙ–. Mereka biasanya digunakan dalam cetakan injeksi, ekstrusi, dan cetakan kompresi untuk menghasilkan produk berkinerja tinggi seperti pipa, katup, dan membran.
2. Morfologi dan Spesifikasi: Ukuran partikel berkisar antara 10µm hingga 200µm. Berat molekul dan kemurnian yang berbeda (≥99,5%) dapat diformulasikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan untuk memenuhi persyaratan ketat industri seperti dirgantara, semikonduktor, dan fotovoltaik.
3. Aplikasi: Di bidang seperti modul fotovoltaik surya, manufaktur semikonduktor, jaringan pipa kimia, peleburan ferroalloy, perlindungan lingkungan, farmasi, dan budidaya perikanan, partikel PVDF adalah bahan baku utama karena ketahanannya terhadap korosi kimia, ketahanan suhu tinggi, dan sifat isolasi listrik yang sangat baik.
Apa itu the main chemical and physical properties of PVDF raw material particles?
1. Sifat Kimia
Struktur Molekul: Satuan berulangnya adalah –CH₂-CF₂-, yang memberikan bahan ini kelembaman kimia yang sangat baik dan ketahanan terhadap asam, basa, halogen, dan sebagian besar pelarut organik.
Ketahanan Korosi: Dalam kisaran suhu -40℃ hingga 150℃, PVDF menunjukkan permeabilitas yang sangat rendah terhadap fluorida, oksidan kuat, dan alkali lemah, sehingga cocok untuk pipa dan katup di lingkungan yang sangat korosif.
2. Sifat Fisik
Kepadatan: 1,74~1,80 g·cm⁻³, mengklasifikasikannya sebagai plastik rekayasa kepadatan sedang.
Titik lebur dan Stabilitas Termal: Titik lebur sekitar 172℃, suhu dekomposisi termal di atas 390℃, menjaga integritas struktural selama pemrosesan suhu tinggi.
Sifat Mekanik: Kekuatan tarik dan ketangguhan benturan lebih unggul dibandingkan polimer biasa, memiliki ketahanan aus yang baik, ketahanan terhadap penuaan, dan ketahanan terhadap sinar UV, sehingga cocok untuk sistem perpipaan jangka panjang.
Sifat listrik: Ia memiliki konstanta dielektrik sekitar 5,6, kekuatan dielektrik tinggi, dan fase piezoelektrik/feroelektrik (fase β) yang memungkinkan fungsi penginderaan mandiri, membuatnya banyak digunakan dalam sensor dan perangkat pemanen energi.