Ketika Anda katup plastik tidak berfungsi atau macet, biasanya disebabkan oleh kelainan pada lingkungan eksternal atau struktur internal. Berdasarkan keahlian Jiangsu Leiting Precision New Materials Co., Ltd. dalam aplikasi industri kelas atas (seperti semikonduktor dan bahan kimia), berikut ini adalah penyebab paling umum:
Deposit dan Penyumbatan Media (Penyebab Paling Umum)
Penjelasan: Saat mengalirkan cairan atau gas, partikel padat, zat tersuspensi, atau kerak dalam media mengalir melalui katup bersama dengan fluida.
Mekanisme: Partikel-partikel ini terakumulasi pada permukaan penyegelan katup atau di dalam badan katup, membentuk apa yang dikenal sebagai "penyumbatan kotoran" atau "gangguan benda asing". Ketika batang katup mencoba berputar atau bergerak, kotoran menghalangi kelancaran gesernya, menyebabkan katup macet atau gagal membuka/menutup sepenuhnya.
Dampak: Hal ini tidak hanya memengaruhi rasa pengoperasian (berpotensi menyebabkan suara gagap atau bunyi "klik"), namun juga dapat menyebabkan kegagalan segel katup (kebocoran) atau percepatan keausan pada komponen internal.
Batang Katup Karat atau Korosi (Kemacetan Mekanis)
Penjelasan: Meskipun plastik itu sendiri tahan korosi, komponen logam internal katup (seperti batang katup dan ulir) rentan terhadap korosi akibat kelembapan dan media.
Mekanisme: Seiring waktu, produk karat atau korosi dapat terbentuk pada permukaan logam batang katup. Saat Anda mencoba memutar batang klep, karat ini menambah gesekan sehingga batang klep sulit diputar, atau bahkan macet.
Dampak: Karat tidak hanya mempengaruhi pengoperasian katup tetapi juga dapat menyebabkan masuknya serpihan logam ke dalam media, sehingga mencemari peralatan hilir.
Kerusakan atau Deformasi Permukaan Penyegelan (Kegagalan Segel)
Penjelasan: Permukaan penyegelan adalah titik kontak kritis ketika katup ditutup, dan biasanya terbuat dari logam dengan mesin presisi atau plastik khusus.
Mekanisme: Jika permukaan perapat tergores, penyok, atau terdapat kotoran (seperti pecahan kaca atau partikel keras), katup dapat tersangkut di area yang tidak rata ini saat membuka atau menutup, sehingga mengganggu kelancaran putaran.
Dampak: Kerusakan permukaan penyegelan yang parah tidak hanya menyebabkan kemacetan tetapi juga menyebabkan kebocoran atau masalah aliran balik cairan.